AKU BUKAN PENULIS APALAGI SASTRAWAN, TAPI AKU HANYA INGIN BERCERITA

Selasa, 27 Februari 2018

Keliling Bangkok - Pattaya (Day 2)

Pagi ini kita awali dengan persiapan pindah hotel dari daerah Lat Phrao ke daerah Ratchatewi. Kenapa harus pindah? Karena Ratchatewi berada ditengah kota sehingga kita dapat lebih mudah mengakses berbagai obyek wisata di kota Bangkok dari sini dan tentunya biaya transportasi jadi lebih hemat karena jarak hotel ke tempat tujuan lebih dekat.

Kami memilih Asia hotel yang letaknya berada persis di depan BTS Ratchatewi dan ada akses langsung ke Lantai 2  tanpa harus naik turun tangga BTS yang lumayan panjang  dan melelahkan. Kalau mau kemana-manapun akses transportasinya jadi sangat mudah tinggal naik BTS aja. Hotelnya tua tapi terawat dan bersih.

Transportasi apa yang akan kita gunakan untuk ke Ratchatewi?

Banyak pilihan transportasi di Bangkok. Untuk transportasi berbasis rel ada tiga pilihan yaitu BTS (Sky Train), MRT (Subway), dan Airport Rail Link (ARL). Selain transportasi berbasis rel, Bangkok juga memiliki jalur bus kota dan Bus Rapid Transit (BRT alias busway), songthaew, tuk tuk, taxi meter, dan taksi online. Bahkan, karena sungainya yang besar, bersih, dan melalui kawasan residensial warga, Bangkok juga memiliki transportasi air bernama Chao Praya Express.

Kita memilih untuk menggunakan Mass Rapid Transit atau dikenal dengan MRT dan Bangkok Transit System (BTS) Sky Train. Apa perbedaannya? BTS = Sky Train = kereta di udara atau diatas permukaan tanah sedangkan MRT = Underground = kereta dibawah tanah. Kedua jenis transportasi ini penyelamat untuk berkeliling di Bangkok karena nyaman, aman, bebas macet, dan strategis.

Setelah urusan check out selesai kita menuju stasiun MRT Lat Phrao yang letaknya persis berada disebrang hotel dan membeli tiket MRT dengan tujuan MRT Chatucak Park yang terhubung dengan BTS Sky Train ke BTS Ratchatewi.

Bagaimana cara membeli tiket MRT atau BTS? 

Pembelian tiket MRT hampir sama dengan tiket BTS Sky Train. Ada dua cara : membeli dari vending machine dan membeli dari loket petugas. Untuk membeli tiket di vending machine wajib menggunakan uang coin bath. Tidak bisa menggunakan uang kertas. Kalau tidak memiliki uang koin kita bisa menukarnya di ticket office.



















Cara pemakaiannya pun unik, berbeda dari cara menggunakan vending machine di Singapore MRT atau Kuala Lumpur LRT. Tidak ada layar yang menampilkan peta jaringan responsif, dimana kita memilih stasiun tujuan dengan menyentuh layar seperti di Singapura atau Kuala Lumpur. Perhatikan fare information rute yang dituju di mesin tiket. Di fare information akan ada nama stasiun dan nomor misal 42, 45, 38. Nah, angka itulah yang menjadi nominal yang harus kita bayar. Masukkan jumlah koin sesuai nominal ke dalam slot masin atau kalaupun berlebih maka akan dapat kembalian. Mesin akan mengeluarkan tiket seperti kartu ATM untuk BTS dan koin plastik magnetik untuk MRT.

Sesampainya di Asia Hotel kita belum diperbolehkan check ini karena waktu masih menunjukkan pukul 10 pagi sedangkan waktu chek in pukul 2 siang. Gak mungkin khan kita menunggu? Untungnya pihak hotel memberikan fasilitas penitipan koper. Jadi kita bisa langsung jalan tanpa terbeban dengan barang bawaan. 

Hari ini rencananya kita akan mengeksplor daerah Siam. Seputaran Siam ini banyak sekali mall dan masing-masing punya daya tarik sendiri. Dari hotel ke daerah Siam kita naik BTS Sky Train yang hanya berjarak 1 stasiun dari hotel dengan tarif 16 Bath/orang. Sesampainya di BTS Siam langsung cari exit yang menuju Siam Paragon karena tujuan pertama kita adalah Sea Life Aquarium.

Jam menunjukkan pukul 11 lewat ketika sampai di Siam Paragon, maka kita putuskan untuk makan siang terlebih dahulu. Tapi dimana ya? Untungnya udah install aplikasi Thailand Muslim Friendly dan langsung search tempat makan halal disekitar kita. Ada beberapa pilihan yang ditawarkan dan kami memilih Restaurant Yusuf yang letaknya berada dalam Food Court Siam Paragon tepat didepan escalator menuju Sea Life Aquarium. Untuk memesan makanan, seperti mall lainnya, kita harus mengisi kartu terlebih dahulu di konter dan kemudian mengembalikannya kembali di konter untuk mendapatkan sisa uang yang ada.

Setelah urusan makan selesai, maka petualangan dimulai...

SEA LIFE BANGKOK OCEAN WORLD

Dipilih karena adek Katniss suka banget dengan yang namanya binatang. Walaupun sudah pernah mengunjungi tempat wisata sejenis di Singapura dan Jakarta, tapi tetap aja Sea Life is a must.  Bedanya dengan Sea World Jakarta adalah disini kita bisa melihat penguin dan ada tempat permainan anak yang sarat akan teknologi. Permainan mewarnai, dimana anak-anak dibebaskan untuk mewarnai gambar yang sudah disediakan, kemudian gambar yang sudah diwarnai ini di scan, dan kita dapat melihat tampilan gambarnya di aquarium.
Sea Life Bangkok Ocean World ini mendapat predikat sebagai salah satu akuarium terbesar di Asia Tenggara, terletak di basement mal Siam Paragon  B1-B2 Floor. Terbagi dalam beberapa zona atau area, yaitu Coral Reef, Rocky Hideout, Shark Walk, Seashore Kingdom, Tropical Rainforest, Rockpool, Tropical Ocean, Ocean Tunnel, Shark Shripwreck, Jellies, dan Penguin Ice Adventure.

Untuk semuat tiket masuk dalam travelling  kali ini saya pesan secara online di Hotels2thailand.com  Sudah browsing sebelumnya sih, website ini menawarkan harga yang paling murah dan penjelasannya detil, review dari orang-orang  juga katanya bisa dipercaya. Bisa juga melalui website resmi sealifebangkok.com atau on the spot, tapiii setelah saya bandingkan harganya masih lebih  mahal daripada beli di Hotels2thailand.com, namanya juga emak-emak tetep ya cari yang murah. Selisihnya khan bisa dipakai buat belanja oleh-oleh. hehehe...

Saya beli paket  combo dengan tiket masuk Madame Tussaud untuk 2 dewasa dan 2 anak seharga 3416 Bath, dan kita akan mendapatkan vocher seperti dibawah ini.
Setibanya dilokasi, voucher tersebut harus ditukarkan terlebih dahulu ke bagian informasi untuk mendapatkan tiket masuk.

Selagi saya menukarkan tiket anak-anak sibuk berfoto di seputaran area pintu masuk.
 
















Setelah melewat pintu masuk kita  mendapatkan selebaran yang berisi informasi jadwal pertunjukan dan denah lokasi.
Berikut jadwal pertunjukannya :
  • Shark Feeding Show : 13.00 & 16.00
  • Pertunjukan penyelam : 11.00, 12.00, 14.00 & 17.00
  • Eagle Ray Feeding : 13.30 & 16.30
  • Water Rat Feeding and Otter Feeding : 11.30 & 15.30
  • Fresh Water Fish Feeding : 12.00 & 16.00
  • Berinteraksi dengan binatang : setiap setengah jam dari pukul 10.30 hingga 17.30
Liat jadwal ternyata ada beberapa show yang lagi berlangsung, yaa diikhlasin ajalah.. Gak mungkin juga kita ngejar show yang spotnya terletak jauh kedalam, iya kalau dapat nah kalau enggak? kitanya udah ngos-ngosan karena lari-lari hasilnya zonk, trus harus balik lagi ke titik awal untuk eksplore Sea Life dari pertama. Menunggu show berikutnya juga bukan pilihan, karena jadwal kita udah padat. Yang sempat kebagian itu pas ngeliat  showfish feeding itupun cuma 5 menti terakhir.

Areal yang gak boleh terlewatkan adalah melihat aquarium lautnya.
Nah, ini area favoritnya anak-anak, melihat penguin yang lucu-lucu..


MADAM TUSSAUD
 
Dari Siam Paragon kita menuju  Madame Tussauds yang terletak di Siam Siam Discovery Lantai 6. Siam Paragon dan Siam Discovery ini berada di satu lokasi yang letaknya hanya dipisahkan oleh Siam Center.
 
Madame Tussauds adalah museum yang memamerkan patung lilin orang-orang ternama di seluruh dunia baik yang sudah meninggal atau masih aktif di dunianya. Madame Tussaud Bangkok terdiri dari beberapa sektor diantaranya figur tokoh sejarah, pemimpin dunia,  atlet, aktor-aktris, musisi, dan tokoh-tokoh TV. 


Menjadi suatu kehormatan bagi Bangsa Indonesia karena patung pertama yang menyambut kita di museum madam tussaud adalah patung Bapak Proklamator Indonesia, Bung Karno.
Membutuhkan waktu antara dua sampai tiga jam untuk mengunjungi tempat ini, tidak perlu terburu-buru untuk mengamati seluruh isi museum karena tidak ada batasan waktu berapa lama pengunjung boleh berada di dalam. 

MAH BOON KROONG

Keluar dari Madame Tussaud kami menuju  Mah Boon Krong atau lebih dikenal dengan MBK Mall. Letaknya persis diseberang perempatan di depan Siam Discovery. Untuk menuju mall ini kita tidak perlu keluar dari Siam Discovery, hanya naik ke lantai 2 nanti ketemu sky bridge yang menghubungkan kedua mall tersebut.

Tujuan utama kita kemari adalah  makan di restaurant yang sudah cukup terkenal di kalangan wisatawan muslim karena perut juga udah berasa lapar,  sholat, dan beli oleh-oleh. Berhubung kita nggak mau ribet dengan urusan bawaan dan sesungguhnya bawaan berat itu merusak liburan maka kita sudah sepakat hanya beli sedikit oleh-oleh untuk orang-orang terdekat aja, dan terakhir saya pengen cuci mata di Naraya.

Setelah melewati sky bridge kita langsung mencari lift untuk naik ke lantai 5 dimana Yana Restaurant berada. Untuk menuju Yana Restaurant ini tidaklah sulit, karena begitu keluar dari pintu lift ada tanda yang mengarahkan kita menuju restaurant tersebut.

Restoran ini menyediakan masakan khas Thailand dan menu internasional (seperti steak &french fries). Kita memesan ebi furai dan tom yum. Rasanya endesss.. Kalau suami bilang selama makan di Bangkok ini baru namanya makan beneran. hehehe..
Mushalla di MBK terpisah antara perempuan dan laki-laki.  Mushalla perempuan ada  di lantai 4, mushalla laki-laki berada di lantai 6 dekat parkiran mobil bersebelahan dengan lift, tenang aja ada tandanya kok :D. Kalaupun masih bingung tinggal cari monitor yang berisi informasi denah mall atau tanya satpam. Meskipun tempat shalatnya agak kecil, tapi cukup bersih dan nyaman untuk shalat. Tempat wudhu di dalam dan ada mukenanya kalau kita gak bawa.

Selama menunggu suami dan bang Akhdan sholat saya menunggu di tempat duduk yang disediakan dekat mushalla. Ternyata adek Katniss kelelahan dan tertidur dipangkuan saya, dan memang katniss belum ada tidur siang. Setelah selesai sholat kita lanjutkan mengelilingi MBK dan berbelanja, sambil saya menggendong Katniss yang lagi tidur. Karena  tidak membawa stroller, berjalan sebetar aja udah berasa capeknya.

Akhirnya setelah membeli oleh-oleh untuk teman sekolahnya bang Akhdan dan cuci mata di Naraya kita pun balik ke hotel untuk istirahat dan ngumpulin stamina buat besok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar