Banyak orang beranggapan bahwa traveling adalah sebuah pekerjaan pemborosan.
But not for us,, buat kami travelling adalah sebuah kebutuhan, selain untuk rekreasi, menambah pengalaman, serta mempererat hubungan keluarga, dengan travelling dapat membuat kita mengenal luas kehidupan di luar lingkungan sekitar kita.
 |
| Kuala Lumpur - Bangkok (2008) |
Dan salah satu manfaat yang kami dapatkan secara langsung adalah menjadikan hidup lebih ceria, lebih semangat, karena kita dapat bersantai melepas lelah dan penat dari rutinitas sehari-hari.
 |
| Pernak -Pernik Bali - 2010 |
|
|
|
|
Itulah
yang menjadi kesepakatan saya dan suami, kalau bisa minimal setahun
sekali kita harus travelling. Itungannya keluar daerah ya,, kalau masih
Sumatera Utara gak masuk hitungan dunk. Maklumlah kita berdua dari
sononya emang hobby travelling, kita gak mau menjadikan anak-anak
sebagai alasan untuk tidak travelling.
 |
Tour of Sumbar - 2011
| |
|
|
|
Alhamdulillah setelah
menikah di tahun 2008 sampai sekarang, kami berdua masih diberi rezeki
dan kesempatan untuk travelling setiap tahunnya, kecuali di tahun 2015
karena lagi hamil anak kedua.
 |
| Explore Bromo, Batu, Malang (2012) |
Namun sejak punya anak, gaya liburanpun mengalami penyesuaian. Yang
dulunya travelling pakai gaya bebas merdeka, yang seharian bisa jalan
kemana aja, pakai transportasi apa aja yang penting nyampai tujuan,
makan juga gak pakek mikir, dimana saja dan kapan saja (tergantung
perut), tapi sekarang travelling gak bisa seenaknya ngatur itinerary
sesuka hati, semuanya musti dipersiapkan dengan matang. Mesti
disesuaikan dengan kenyamanan dan kemampuan anak yang masih butuh tidur
siang dan makan tepat waktu. Pusatnya maunya si anak, bukan maunya ayah
atau bunda lagi.
 |
| Yogya - Bandung (2013) |
Begitu juga dengan barang bawaan, yang dulunya semua barang cukup
dengan 1 koper. Kalau sekarang anaknya juga udah dua ya musti nambah
koper, nambah ransel, dan nambah lagi tentengan lainnya. Saya akui kalau
travelling bawa anak-anak itu repot, ya repot bawaannya, repot
mengkondisikan bagaimana anak-anak bisa nyaman dan gak rewel selama
perjalanan, belum lagi kitanya yang pastinya capek buat ngurusi
anak-anak. Buat ibu yang sudah punya anak pasti taulah kalau energi
anak-anak jauh lebih banyak dari energi ayah bundanya. Kitanya udah
kecapekan bin pegal,,, eh si anak masih cas batrenya.
 |
| Keliling 2 Negara (2014) |
|
|
|
Kami akui hal-hal seperti itu pasti gak bisa
dihindari, yang jelas harus saling bekerjasama, berbagi tugas dengan
suami (khusus yang ini dua jempol buat
ayah...makasih suamiku..) dan satu lagi sebelum melakukan travelling
kudu banyak baca tips -tips bepergian bersama anak untuk referensi kita,
sehingga perjalanan jadi mengasyikkan dan acara jalan-jalan juga lebih
seru.