Kemarin siang abang Akhdan request dibuatkan spaghetti bolognaise untuk bekal sekolah. Berhubung bunda gak pernah lagi nyetock ikan, daging, udang, dan lauk segar lainnya dikulkas, karena freezernya telah beralih fungsi menjadi tempat penyimpanan ASIP, maka permintaannya tidak serta merta bisa bunda penuhi. Sebenarnya bisa aja kalau mau pakai saos spaghetti instan.
Keesokan harinya sepulang dari kantor bunda sempatkan untuk mencari daging segar, tapi ga ada yang jual. Akhirnya bunda beli udang aja sebagai pengganti daging untuk saos bolognaisenya. Bangun pagi ternyata telat, tapi masih bisalah untuk buat spaghettinya Akhdan, tidak untuk sarapan yang lain. Pergi ke kantorpun terburu-buru, bang akhdan juga belum bangun, jadi ga ada acara pamitan.
Sampai dikantor, absen, duduk di kubikle, hidupkan kompi, handphonepun berdering, ternyata dari anak muda bunda. Terdengar suara tangisnya sambil bilang ga mau makan spaghetti yang udah disiapkan. Lha, kenapa?? Tanyaku dengan heran. Karena spaghettinya gak enak. Perasaan tadi bunda makan enak koq,, Akhdan uda nyobain belum? tanyaku. Belum sich,,, tapi memang ga enak spaghettinya karena bu dhana (tantenya) yang masak. Ternyata waktu mau sarapan dia nanya, siapa yang masakin dan dijawab oleh tantenya : ibu'lah.
Lucu mendengarnya, belum dimakan tapi bisa mengasumsikan makanan itu tidak enak gara" mendengar siapa chefnya. hehehe... pengen ngakak tetapi harus ditahan. Itu bunda yang masak nak,,, khan akhdan yang minta kemarin, lagian gak mungkin bu dhana, dia ga pandai masak spaghetti jawabku. Betull??? Tapi kenapa Akhdan gak lihat waktu bunda masaknya? Waktu bunda masak dan berangkat ke kantor Akhdan khan belum bangun. O,iya ya katanya.
Setelah pulang kantor dapat laporan, kalau sarapannya habis, cek kotak bekal ehh bersih,,sih,,sih,,, Alhamdulillah...
Semoga suatu saat nanti, ketika kelak akhdan udah dewasa, menikah, dan berpisah jauh, bahkan sudah ada istri yang menyiapkan segala keperluannya, dia akan berkata dengan manja :
Sebuah kalimat sederhana,, yang bisa membuat mata ini berkaca-kaca..
Hikksss,, jadi mewek...
Lucu mendengarnya, belum dimakan tapi bisa mengasumsikan makanan itu tidak enak gara" mendengar siapa chefnya. hehehe... pengen ngakak tetapi harus ditahan. Itu bunda yang masak nak,,, khan akhdan yang minta kemarin, lagian gak mungkin bu dhana, dia ga pandai masak spaghetti jawabku. Betull??? Tapi kenapa Akhdan gak lihat waktu bunda masaknya? Waktu bunda masak dan berangkat ke kantor Akhdan khan belum bangun. O,iya ya katanya.
Setelah pulang kantor dapat laporan, kalau sarapannya habis, cek kotak bekal ehh bersih,,sih,,sih,,, Alhamdulillah...
Semoga suatu saat nanti, ketika kelak akhdan udah dewasa, menikah, dan berpisah jauh, bahkan sudah ada istri yang menyiapkan segala keperluannya, dia akan berkata dengan manja :
"Bundaaaa,, akhdan pengen pulang... Akhdan kangen masakan bunda.."
Sebuah kalimat sederhana,, yang bisa membuat mata ini berkaca-kaca..
Hikksss,, jadi mewek...


