AKU BUKAN PENULIS APALAGI SASTRAWAN, TAPI AKU HANYA INGIN BERCERITA

Jumat, 13 April 2018

Celoteh Katniss

Semut gagal

Bunda dan Katniss lagi bermain ABC lima dasar. Gak penting hurufnya apa yang jelas harus nama hewan, karena adek Katniss belum mengenal huruf.

Bunda    : ABC Lima daaasaarr. A,B,C,D,,,,,,,,,S. Semut
Katniss  : Semut gatal
Bunda   : ?????? Mana ada semut gatal dek?
Katniss  : Ada lho nda...yang gigit adek (sambil garuk-garuk bahunya)
Bunda    : ????? Masih gak ngeh dan melirik bang Akhdan yang juga menyimak pembicaraan kami
Katniss  : Yang kita main-main ditaman, adek digigit semut gatal
Abang   : Ooo,, semut rangrang nda...
Katniss  : Iyaa, semut rangga (dengan ekspresi polosnya) Kayak nama kawan abang
Bunda & abang : Ngakak seketika..
Bunda    : Bukan semut gatal atau semut rangga dek, tapi semut rangrang
Katniss  : Ooo,, semut rangrang

Kritikan Katniss

Sebelum tidur malam hari Katniss biasanya selalu  minta dibacakan buku. Kali ini buku yang berjudul "Aku Anak Pemberani".

Bunda    : Sebelum membaca, kita baca Bismillah dulu ya dek..
Katniss  : Bismillahirrahmanirrahim
Bunda   :  Mulai membacakan buku, dan tiba di halaman 24.
                Saliha tiba dirumah, Assalammualaikum,,, kata Saliha. Eh, Saliha udah pulang,
                baru  aja  mau ibu  jemput (bercerita dengan gayanya bunda)
Katniss  : Eh,, kenapa ibunya gak jawab Waalaikumsalam. Khan kalau ada yang bilang
                Assalammualaikum kita harus jawab Waalaikumsalam.
                Nanti bedosalah ibunya.
Bunda   : Terdiam sesaat dan mencari alasan.
                Oh, bundanya udah jawab salam Saliha tadi dek, tapi dalam hati.
Katniss  : Iyaa,, khan nanti ibunya bedosa gak jawab salam...bla..bla...bla...
                (mengulang penjelasan  panjang lebar karena menurutnya ibu Saliha  salah)
Bunda   : Mendengarkan dengan hikmat. (Berasa lagi dinasehati orang tua....)
                Ternyata memori anak-anak itu luar biasa, katniss ingat apa yang kami
                ajarkan kepadanya.
                Perlu protes juga ni ke penerbit bukunya, minta diedit redaksinya. hehehe...


Laporan dari Umi

Katniss  : Lagi memakai baju lengan panjang. Mi,, tolong gulingkanlah mi.
Umi       : ????? Apa yang mau digulingkan dek?
Katniss  : Ini lho mi.. sambil nunjukkin bajunya..
Umi       : Ooooo,,, itu bukan diguling dek, tapi di gulung (sambil ngakak)
Katniss  : Tetiba nangis karena diketawain..

Mandi

Katniss lagi mandi di kamar mandi, tapi cipratan airnya membuat areal diluar kamar mandi ikutan basah dan banjir.
Ayah : Dek,, yang benerlah mandinya. Lihat, lantainya basah semua.
Katniss ; Yah..yah... namanya juga mandi pakai air ya basahlah.
Ayah  : ??!#$@%%!!^^&4(#@%

Kosa Kata Katniss

Pura - Pura = Kulak - kulak
Puasa         =  Kuasa
Wortel       =  Totel
Bolak balek = Balek bolak
Percaya    =  Berjaya

Sebenarnya masih banyak celoteh Katniss yang sering buat kami tertawa, dan kami semua sangat menikmatinya. Hitung-hitung hiburan gratis. Demikian secuil cerita dari adek Katniss.
Selamat Pagi..


Selasa, 10 April 2018

Berjualan di Market Day Sekolah

Dua minggu terakhir Akhdan bercerita kalau disekolahnya telah beberapa kali diadakan market day, dimana yang menjadi penjual adalah murid kelas 3 yang telah mempelajari materi tentang konsep uang dan mengenal pecahan uang, sedangkan pembelinya adalah seluruh warga sekolah termasuk bapak/ibu guru. Barang yang boleh diperjualbelikan adalah makanan, minuman, atau hasil kerajinan tangan yang harganya tidak boleh lebih dari Rp. 4000 sesuai dengan jajannya anak-anak.
Kemarin, Senin tanggal 9 April adalah jadwal kelas 3B yaitu kelasnya Akhdan setelah sebelumnya kelas lain kemudian hari Selasa dan Kamis akan diikuti oleh kelas 3A dan 3E. Akhdan sangat bersemangat untuk mengikuti market day ini. Jauh hari dia sudah memikirkan apa yang akan dijual nantinya padahal jadwal market day untuk kelasnya belum ditentukan.. 

Awalnya Akhdan pengen jualan yang gurih-gurih seperti nugget, sosis dan sejenisnya. Karena menurut pengamatannya setelah melihat beberapa teman dari kelas lain berjualan, yang paling laris itu gorengan kayak nugget gitu lho ndaa,, katanya padaku. Ayah yang mendengar cerita Akhdan langsung menimpali kalau sukses tidaknya berjualan bukan hanya ditentukan oleh barang yang kita jual aja lho bang, tetapi juga dipengaruhi kemampuan/keaktifan kita untuk menawarkan/mempromosikan barang dagangan itu sendiri, plus tampilan dari barang dagangan serta penjualnya juga. Contohnya kalau abang jualan tapi bajunya gadel atau jorok khan gak akan ada yang mau beli barang dagangan abang. Atau abang jualan tapi gak aktif cuma letakin dagangannya di meja  dan hanya menunggu pembeli yang datang, pasti jualannya kurang laris. Akhdanpun terdiam dan mulai mencerna kalimat ayahnya...

Sayapun gak kalah semangat dari Akhdan, seolah-olah akan  mendapat orderan gede. Hehehe... Maklumlah uda lama gak menjual olahan dapur sendiri. Kalau jual nugget pisang aja gimana nak? Nuggetnya dikasih berbagai macam topping, khan lagi ngetrend tuh.  Maulah nda,, tapi Akhdan ga bisa ngasih toppingnya nanti. Gampaaaang, itu bisa kita pelajari, sebelum berjualan abang praktek dulu di rumah kata saya.

Jumat sore sepulang sekolah Akhdan bercerita kalau market day di kelasnya akan diadakan di hari Senin. Sebenarnya ibu guru juga sudah mengumumkan di group WA orang tua murid. Alhamdulillah dalam hati  karena bundanya bisa mempersiapkan semuanya dihari minggu. Tapi Akhdan berubah pikiran, gak jadi jualan nugget dan diganti dengan donat. Donatnya juga pakai topping, requestnya harus ada tiramisu dan green tea.
Minggu sore donat sudah saya goreng, jadi senin pagi hanya tinggal memberi topping. Saya dan Akhdan telah sepakat untuk menjual donatnya dengan harga Rp. 2000/buah dan Rp. 3000 untuk dua buah.  Sebelum berangkat sekolah saya dan suami memberikan simulasi kepadanya, misalnya jika ada yang mau beli donat 2 buah uangnya Rp 10.000. Berapa uang yang harus abang kembalikan ke pembeli? atau uangnya Rp 5000 hanya membeli 1 buah, berapa kembaliannya? Dan seterusnya... Tak lupa saya juga telah menyiapkan dompet yang berisi uang pecahan Rp. 1000, Rp. 2.000 dan Rp.5000 untuk uang kembalian.

Lalu berhasilkah Akhdan menjual barang dagangannya?
O,iya market day dimulai sekitar pukul setengah 9, wali kelas mengirim foto kegiatan anak-anak di group WA pada pukul 8.50. Saya melihat dagangan Akhdan tinggal 7 buah. Dua puluh menit  kemudian wali kelas mengirim sebuah video. Melihat video tersebut buat saya ketawa sendiri, melihat anak lajang kami menawarkan dagangannya dengan suara yang keras ditambah lagi gayanya yang memakai tas tempat uang yang diselempangkan  sedangkan teman-temannya pada kalem-kalem.  Alhamdulillah jualannya lariss manis. Proud of you son!!
Terima kasih buat pihak sekolah yang telah memberi kesempatan kepada anak-anak untuk  belajar mengaplikasikan kemampuan matematis dan  ketrampilan komunikasi secara langsung. Walaupun dari beberapa cerita orang tua murid, sebelum market day diadakan anak-anaknya udah deg-degan dan khawatir duluan. Takut nantinya gak bisa ngitung uang kembalian pembeli, bingung harus ngomong apa nantinya pas jualan, khawatir jualannya bakal gak laku, bahkan ada yang gak mau sekolah. Apapun itu kegiatan ini telah memberi pengalaman baru buat anak-anak khususnya buat Akhdan dalam mengasah ketrampilan marketing dan menumbuhkan semangat entrepenerurshipnya. Semoga kegiatan ini menjadi pelajaran berharga yang dapat menjadi bekal di masa yang akan datang. Amin...

Pulang dari market day uang hasil jualan diserahkan Akhdan ke saya dengan embel-embel Akhdan dapat bagian juga ya ndaa,,, khan udah capek jualan. Hmmmm,,, kalau begini mah bundanya yang tekor. Bakal gak balik modal. Hehehe.... Gak apalah, yang penting Akhdan dapat mengambil semua pelajaran positif dari kegiatan ini bahwa proses mendapatkan uang itu butuh perjuangan, keuletan,  kesabaran, keberanian dan  kesabaran.


Senin, 02 April 2018

Cerita Weekend

Tanggal 30 Maret kemarin adalah tanggal merah yang bertepatan dengan hari Jum'at.  Yeaayy,, berarti long weeekend donk?? Waktunya istirahat dari rutinitas kerja dan mencari tempat untuk  menenangkan pikiran dengan jalan-jalan. Mmmmm, tapi mau kemana? Kalau seputaran Medan kayaknya ga ada lagi tempat yang perlu dieksplore. Pengen yang searah dengan Tebing Tinggi sih supaya kita juga bisa ke rumah nenek. Uda lama banget gak kesana.

O,iya baru ingat kalau di daerah Siantar ada satu tempat wisata yang belum kita kunjungi. Namanya pemandian alam Aek Manik atau Bah Damanik. Telat banget ya??? Padahal ini tempat sudah terekspose oleh media  kira-kira 3 tahun belakangan. Oke.. Mari kita susun rencana. Jadiii,, rencananya kita berangkat kerumah nenek Jumat pagi dan pulang Minggu pagi. Trus kapan ke Aek Maniknya? Sabtu pagi kita akan kesana, karena jarak dari Tebing ke Sidamanik hanya sekitar 1,5 jam otomatis kita bisa pulang pergi. Kami perginya tidak hanya berempat tetapi membawa nenek, adik dan sepupu saya serta satu ponakan, jadinya ramee..

Pemandian Aek Manik / Bah Damanik

Pemandian Aek Manik atau Bah Damanik ini terletak di desa Huta Lama Manik Maraja Sarimatondang, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Tidak begitu jauh dari Kota Siantar hanya berjarak 20an kilometer dengan jarak tempuh sekitar 40 menit. Kalau dari Tebing Tinggi sekitar 1,5 jam untuk bisa menuju lokasi ini.

Gimana akses ke lokasi?
Untuk menuju Aek Manik ini arah perjalanannya sama aja dengan kalau kita berwisata ke kebun teh damanik. Kalau kita berangkat dengan mobil pribadi dari Medan,  dapat menuju Siantar, setelah sampai di Siantar lanjutkan perjalanan ke arah tujuan Parapat. Terus nanti ada pertigaan (simpang yang ada Pom Bensin) kita belok ke kanan. Sebelum pertigaan ada kok plang warna Hijau yang nunjukin arah menuju Sidamanik. Kita ikutin terus jalannya, sampai ke pekan Sidamanik, setelah sampai Pekan Sidamanik belok ke arah kanan tepan di depan pekan tersebut ada gang kecil yang cukup dilalui untuk mobil namun tidak cukup untuk bus pariwisata. Melewati perkampungan dan rumah-rumah warga, dan sampai di pertigaan ada penduduk setempat yang menanyakan tujuan kami, kemudian dengan senang hati menunjukkan lokasi tersebut.

Biaya Masuk?
Retribusi masuk ke pemandian ini sebesar Rp. 5.000,- untuk orang dewasa dan anak - anak dikenakan sebesar Rp. 2.000,- dan Rp. 25.000,- untuk jasa penyewaan pondok atau tikar.  Dari semua biaya yang kita keluarkan tadi, kita sudah dibebaskan dari biaya penyewaan rakit, ban untuk berenang dan juga biaya kamar mandi dan ruang ganti.  Murah banget khan? Justru yang mahal itu adalah biaya parkir. 15 ribu sodara-sodara!!

Untuk memasuki pemandian kita melewati puluhan anak- anak tangga. Turunnya sih biasa aja,, tapi pas naiknya sangat berasa buat saya. Mungkin faktor U mempengaruhi ya? Dan ternyata sudah banyak orang yang berenang-renang. Alhamdulillah, akhirnya sampai juga kita di pemandian alam Aek Manik ini. Jika dilihat-lihat pemandian ini seperti kolam di tengah-tengah hutan. Karena banyak pohon-pohon yang menjulang tinggi. Airnya terlihat biru, jernih dan sejuk pastinya.
Sayapun langsung menyewa pondok untuk meletakkan barang-barang. Anak-anak udah gak sabar pengen nyebur, setelah mengganti pakaian mereka langsung ke kolam. Ayah mengawasi Katniss, sedangkan Akhdan dan Azzan diawasi tantenya. Nenek hanya duduk di pondok, sedangkan saya hanya sebagai juru foto.

Ada semacam rakit ala2 yang bisa dijadikan mainan serta dua buah ban yang bebas digunakan. Akhdan senang banget main rakit, sebuah pengalaman baru buatnya. Walaupun beberapa kali rakitnya  kelelep dan dia jatuh tetep kekeh untuk naik lagi. Anak-anak berenang tidak lama karena airnya dingin banget, takutnya nanti masuk angin. Selain itu ada satu destinasi lagi yang akan kita kunjungi yaitu Kebun Binatang, requestnya adek Katniss. Pengen lihat binatang-binatang Ayah (Versi Katniss)
Setelah main air, semuanya pada kelaparan. Jam juga uda menunjukkan waktunya makan siang. Merekapun makan dengan lahapnya makanan yang dimasak oleh nenek tercinta. O,iya bagi teman-teman yang tidak bawa bekal, gak usah khawatir kelaparan karena memang pasti akan lapar kalau udah main air apalagi udaranya cukup dingin. Ada beberapa warung yang menyediakan makanan hangat dan fresh from dapur ibu penjual seperti miso, bakso, mie goreng, goreng pisang, dan berbagai minuman.

Selagi menunggu ayah beberes, saya melihat banyak orang yang berjalan menuju arah belakang melewati parit-parit dan pepohonan di ujung. Rasa penasaran saya muncul. Saya ikuti aja orang-orang yang berjalan ke arah sana, ternyata ada spot menarik juga yang letaknya bersebelahan dengan Aek Manik ini. Namanya Aek Simatahuting, pemandiaannya sudah dikolam-kolamin. Ketika saya mencoba lebih dekat ke arah kolam, ada anak-anak yang menghadang saya. Katanya kalau mau masuk harus bayar Rp. 2000 bu'? Karena saya tidak membawa uang maka cukup puaslah melihat dari jarak 30 meter.

Kebun Binatang Siantar

Sekitar jam 1-an kita meninggalkan Aek Manik menuju Kebun Binatang Siantar. Jalan Utama memasuki Kebun Binatang ini sangat padat. Mungkin karena long weekend sehingga banyak yang berwisata kesini, pikir saya saat itu. Tapi seingat saya, beberapa kali kesini pas tanggal merah tidak pernah secrowded ini. Pertanyaan yang ada di hati saya terjawab ketika kami akan membeli tiket di dekat pintu masuk. Ternyata banyaknya masyarakat berbondong-bondong ke kebun binatang ini  karena dapat masuk secara gratis dengan kartu tertentu yaitu kartu pasangan salah satu calon yang hendak mengikuti pilkada tahun ini. Pantesan ajaaaaa....

Tidak semua kawasan kebun binatang ini kita jelajahi, karena ga nyaman banget lihat binatang harus berdesak-desakan. Setelah melaksanakan sholat di mushola yang terletak dekat pintu keluar, kamipun segera meninggalkan tempat ini dan langsung pulang. Gak sampai 10 menit keluar dari kebun binatang hujanpun turun dengan derasnya. Alhamdulillah gak sampai kehujanan.