AKU BUKAN PENULIS APALAGI SASTRAWAN, TAPI AKU HANYA INGIN BERCERITA

Jumat, 30 Januari 2015

Mencari sekolah buat abang akhdan (1)

Menjelang tahun ajaran baru, hampir semua orang tua berusaha mencari sekolah yang tepat untuk anaknya, termasuk kami. Harapan orang tua tentunya memberikan sekolah yang terbaik untuk anak-anak. Namun mencari sekolah yang sesuai dengan karakteristik yang kita inginkan juga gak gampang.

Untuk memilih sekolah buat Akhdan, kami melakukan survey terlebih dahulu. Mulai dari mengumpulkan brosur berbagai sekolah, browsing, datang ke sekolah yang diincar, sampai dengan meminta rekomendasi dari teman yang terlebih dahulu memasukkan anaknya ke sekolah tersebut.

Dari beberapa informasi yang kita peroleh, ada 3 sekolah yang menjadi pilihan kita. Pada bulan Desember 2014, tepatnya 2 minggu sebelum bunda lahiran, kami mulai melakukan  survey ke sekolah yang menjadi incaran kita. Salah satu yang kami datangi paling awal adalah Sekolah Al-Fithiyan karena lokasinya paling dekat dengan rumah.  Informasi awal yang kami terima SD tersebut kemungkinan baru membuka pendaftaran akhir bulan Februari 2015 (itupun tidak pasti). Perkiraan biaya masuk sekitar 10 juta rupiah,, tidak terlalu mahal,, beda beda dikit dengan yang lain, tetapi bagi kami itu sudah lumayan mahal. Hehehe..... Uang sekolahnya kurang lebih 550 ribu perbulan.

Dari salah satu staf yang menerima kedatangan kami, ada informasi bahwa prioritas yang diterima adalah siswa TK yang masih dibawah satu yayasan dengan SD tersebut. Berdasar data tahun lalu murid yang diterima lebih kurang 60 siswa untuk 2 kelas, yang diterima dari TK lain hanya sekitar 20 siswa, selebihnya dari TK di yayasan tersebut. Saat itu kami berniat meninggalkan nomor telepon dengan tujuan kalau pendaftaran udah dibuka kami bisa dikabari, tetapi staf tersebut tidak mau menerima dan menganjurkan kita untuk datang kembali di akhir februari, lha kalo pendaftarannya dibuka pertengahan februari gimana???  Telat dong kitanya??? Staf tersebut menjawab, biasanya ada koq pengumuman berupa spanduk yang diletakkan di jalan besar arah ke sekolah tersebut. Lhaaa,, itu artinya sama aja dengan nyuruh kita harus sering" kemari,,, karena jalan tersebut jarang kita lewati. Reaksi akhdan waktu dibawa kesana,,, biasa aja, ekspresinya datar.

Sekolah yang kedua, Syafiyatul Islamiyah, sekolah ini memang sengaja tidak kita datangi. Alasannnya karena kita sudah pernah datang ke sekolah ini ketika mau mencari TK untuk Akhdan, kebetulan bunda juga udah berulang kali ke sini dalam rangka menemani teman bunda untuk menemui guru-guru anaknya. Jadi, sedikit banyak bunda uda tau tentang sekolah ini. Lagi pula ayah bunda udah tau pasti kalau Akhdan  mau bersekolah disini. Coz, "BFF" alias best friend forevernya akan bersekolah disini. Informasi dari teman, uang masuknya sekitaran 10 juta,, hampir sama dengan sekolah yang pertama, dan uang sekolahnya 750 ribu perbulan.

Nah, untuk sekolah yang ketiga belum kita datangi. Maybe next month. Ntar ceritanya di bagian kedua aja..

Sebenarnya apa sih yang menjadi pertimbangan kita saat memilihkan sekolah untuk Akhdan? Ya,, tentu saja setiap orang tua memiliki pertimbangan yang berbeda satu sama lain

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan kami adalah :
Pertama,,yang menjadi kriteria nomor satu untuk calon SD buat Akhdan adalah, anaknya harus suka dengan sekolahnya. Ini penting banget, Akhdan harus suka dan nyaman sama SD nya karena dia akan belajar disana dalam jangka waktu yang panjang. Makanya, setiap kali mau survey sekolah, kami mengajak serta Akhdan agar dia mengetahui secara langsung sekolahnya, dan bisa mengetahui apakah Akhdan menyukai sekolah tersebut atau tidak.

Kedua,, jarak tempuh dan lokasi.  Mau sebagus dan sekeren apapun sekolahnya, tetap saja jarak tempuh dari rumah ke sekolah sangat penting. Bunda ga mau Akhdan kecapekan dijalan, energi yang seharusnya untuk belajar dan bersosialisi disekolah, bisa berubah jadi stress karena kelamaan dijalan. Kalaupun harus jauh, toleransinya jarak dari rumah ke sekolah tidak lebih dari 30 menit. Lokasinya kalau bisa juga jangan di pinggir jalan besar, karena hiruk pikuk suara diluar sekolah bisa mengganggu kegiatan belajar,  belum lagi mau antarjemputnya susah cari parkir, karna jalanan sudah penuh dengan kenderaan yang lalu lalang. Hadeuhhhh...

Ketiga,, visi dan misi sekolah. Mau dididik seperti apakah anak muridnya kelak? Ini juga perlu kita ketahui. Selain itu, sekolah tersebut juga mengajarkan dasar pendidikan agama yang kita anut.

Keempat,, biaya. Harus disesuaikan dengan kantong kita.

Kelima,, pergaulan di sekolah. Pergaulan di sekolah kalangan menengah keatas, sedikit banyak bisa mempengaruhi anak-anak. Dia lihat temannya punya ini itu, dia juga pengen. Yaaa, namanya juga anak-anak, tidak juga semua anak seperti itu, atau ada anak yang diberi pengertian sedikit akan mengerti. Tapi untuk Akhdan , ayahbunda rasa sulit, mungkin karena sudah terlalu dimanja, biasanya apapun yang diinginkannya cepat atau lambat pasti ia dapatkan. Jadi sebisa mungkin kita hindari aja.

Semoga kami dimudahkan mencari sekolah yang tepat buat Akhdan nantinya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar